Konsep Kewirausahaan
A. Pengertian Kewirausahaan
Konsep kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang bisnis.
Ada 5
konsep dasar dalam kewirausahaan yang wajib kalian ketahui adalah sebagai
berikut :
1. Kelincahan / Agility
Kelincahan atau agility,
merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengubah arah dengan cepat
dan tepat pada waktu ia bergerak tanpa kehilangan keseimbangan, sehingga dapat
beradaptasi dan bertahan dengan segala perubahan zaman.
Kelincahan
ini berkaitan erat antara kecepatan dan kemampuan belajar terhadap hal yang
baru. Pandemi yang datang secara tiba-tiba seolah-olah mempercepat kebiasaan
hidup kita. Dari sisi wirausaha, seseorang dituntut untuk lincah merespon
kondisi ini, baik secara strategi, hasil, dan pasar.
2. Daya Tahan (Eundurance)
Daya tahan atau endurance menyatakan
keadaan yang menekankan pada kapasitas kerja secara terus menerus. Banyak
sekali sektor ekonomi gulung tikar di masa pandemi ini. Imunitas pada diri
pribadi, maupun perusahaan, terdampak oleh pandemi.
Daya
tahan sangat dipengaruhi oleh kelancaran produksi, dan penjualan. Jika produk
yang dihasilkan masih dibutuhkan banyak konsumen di masa pandemi ini, dengan
sendirinya pemasukan perusahaan akan mengalir terus. Hanya mereka yang memiliki
daya tahan tinggi, bisa lolos dari ujian.
3. Kecepatan
Kecepatan
adalah kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu
sesingkat-singkatnya. Seorang wirausaha, harus memiliki kecepatan dalam
berinovasi untuk melesat maju untuk menjawab tantangan pasar dan secepat apa
seorang wirausahawan mampu melaju melebihi pesaingnya.
4. Kelenturan
Kelenturan
adalah seseorang yang mampu menyesuaikan kehidupan dimanapun tempatnya.
Kelenturan menjadi salah satu faktor yang diperlukan dalam beradaptasi. Seorang
wirausahawan, diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Dimanapun
tempatnya, mampu memaksimalkan potensi ruang yang ada, untuk melakukan proses
usaha, tanpa harus mengeluh dengan kondisi tempat yang ada.
5. Kekuatan
Kekuatan atau strength, yaitu suatu kemampuan kondisi fisik manusia yang diperlukan dalam peningkatan prestasi belajar gerak. Kekuatan merupakan salah satu unsur kondisi fisik yang sangat penting dalam merespon kegiatan kewirausahaan, karena dapat membantu meningkatkan fungsi komponen-komponen seperti kecepatan, kelincahan dan ketepatan.
C. Manfaat Kewirausahaan
1. Membuka Lapangan Kerja Baru
Ketika
seseorang sudah memiliki sebuah usaha yang cukup besar, maka untuk memajukannya
dibutuhkan karyawan tambahan agar dapat memenuhi pesanan. Oleh sebab itu,
dengan kewirausahaan bisa membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat membantu
menyejahterakan masyrakat.
2. Berperan dalam Pertumbuhan Ekonomi
Kewirausahaan
akan selalu berkaitan dengan ekonomi, maka ketika sudah berwirausaha, maka
secara langsung sudah berperan dalam pertumbuhan ekonomi, baik itu dalam skala
daerah atau nasional.
3.
Bisa Memiliki Usaha Sesuai Bidang yang Disuka
Bekerja
sesuai dengan bidang yang disuka pastinya akan sangat senang dan mendapatkan
penghasilan. Dengan berwirausaha, maka bidang yang disukai bisa menjadi sebuah
usaha, seperti seseorang yang suka masak bisa memiliki warung makan.
4. Mengetahui Hal-Hal
yang Sedang Trend
Manfaat berikutnya
dari kewirausahaan adalah bisa mengetahui hal-hal yang sedang trend,
sehingga tidak ketinggalan informasi terbaru. Terlebih lagi, sebuah usaha akan
bisa terus berkembang, jika secara terus menerus ikut trend yang
sedang terjadi.
D. Karakteristik Kewirausahaan
Untuk
menjadi seorang wirausaha, maka kita harus memiliki karakteristik
kewirausahaan. Karakteristik ini sangat diperlukan karena akan memudahkan
seseorang dalam mewujudkan usaha yang akan dibangunnya. Karakteristik wirausaha
sebagai berikut:
1. Disiplin
Karateristik
wirausaha yang pertama adalah disiplin. Dalam hal ini, disiplin bisa berarti
sebagai suatu motivasi agar dapat menjalankan usaha dengan maksimal. Adapun
contoh dari karakteristik disiplin, seperti pandai mengatur waktu, mampu
membuat target, dan sebagainya.
2.
Jujur
Jujur
merupakan salah satu karakteristik wirausaha yang harus dimiliki. Hal ini
dikarenakan dengan sifat jujur, maka akan membuat banyak konsumen tertarik
untuk membeli suatu produk yang diperjualbelikan.
3. Mandiri
Sudah
menjadi hal umum apabila dalam menjalankan usaha harus bisa mengambil keputusan
dengan cepat. Oleh karena itu, kamu perlu memiliki karakteristik mandiri agar
tidak terlalu bergantung dengan orang lain dalam mengambil keputusan.
4. Inovatif
Perkembangan
zaman akan terus berubah, sehingga kebutuhan dan keinginan konsumen akan ikut
berubah juga. Maka dari itu, seorang wirausaha harus memiliki jiwa inovatif
agar produk yang dibuatnya terus disukai oleh konsumen.
5. Memiliki Komitmen yang Tinggi
Suatu
usaha akan sulit untuk mengalami perkembangan apabila tidak adanya komitmen
tinggi. Maka dari itu, seorang wirausaha perlu memiliki komitmen tinggi dalam
mengembangkan usahanya. Dengan begitu, usaha yang dikembangkan akan mampu
bersaing dengan kompetitor.
E. Tujuan Kewirausahaan
Dalam
memainkan usaha, ketika seorang wirausahawan membuat perencanaan, pasti
memiliki tujuan. Besar ataupun kecil, kegiatan kewirausahaan ini berdampak pada
kehidupan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak beberapa tujuan kewirausahaan.
1. Mendukung Munculnya
Usaha-usaha Kecil
Suatu
kegiatan kewirausahaan yang muncul, pasti melibatkan banyak orang untuk
mendukung berjalannya suatu usaha. Keterlibatan sumber daya manusia ini, boleh
diakui secara langsung atau tidak, akan membentuk karakter-karakter baru
sebagai pelaku usaha.
Di
masa pandemi ini, banyak sektor ekonomi berhenti, akibatnya banyak sumber daya
manusia kehilangan sumber pendapatan. Saat ini, yang dibutuhkan adalah sebuah
kegiatan kewirausahaan yang berpihak pada ekonomi kerakyatan. Jika kegiatan
ekonomi kerakyatan ini didukung penuh, maka lapangan pekerjaan baru akan
terbuka, dan perekonomian masyarakat juga terbantu.
2. Kesejahteraan Masyarakat Terangkat
Lesunya
perekonomian akibat pandemi, berakibat pada meningkatnya angka kemiskinan dalam
masyarakat. Namun masih adanya beberapa kegiatan ekonomi yang berjalan,
diharapkan mampu memberikan sokongan bagi perekonomian nasional.
Dengan
berbekal konsep kewirausahaan yang kuat, maka inovasi baru akan muncul, dengan
demikian, ruang-ruang usaha baru akan muncul, sehingga menekan angka
pengangguran.
3. Menumbuhkan Semangat Berinovasi
Ketika
seseorang dalam kondisi suatu tekanan tertentu, kadangkala akan memicu semangat
berpikir yang berbeda dengan sebelumnya. Tidak jarang, inovasi-inovasi baru akan
muncul dari kondisi yang semacam ini. Maka, jika dimaknai dengang sikap yang
positif, pandemi ini juga memiliki peran, membentuk pribadi seseorang untuk
maju.
Dalam kewirausahaan juga kita harus memiliki jiwa semangat, mau serta mampu untuk mengerjakan pekerjaan yang sulit dan juga penuh resiko, dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam mengambil keputusan yang tepat.
Dengan demikian, jika tujuan kewirausahaan ini tercapai, maka perekonomian nasional akan bertumbuh.
F. Sifat Kewirausahaan
Dalam
usaha, pasti ada pasang dan surut, ada sukses dan gagal. Agar sebuah usaha
dapat bertahan, bahkan berkembang, dan berdampak, maka seorang wirausahawan
harus mempunyai sifat kewirausahaan baik.
Seorang
ahli ekonomi bernama McClelland menyebutkan bahwa, seorang wirausahawan
idealnya mempunyai sifat dan karakteristik sebagai berikut:
1. Keinginan untuk berprestasi
Keinginan
untuk berprestasi merupakan suatu sifat yang bersumber dari dalam diri seorang
wirausahawan, yang muncul karena adanya keinginan serta dorongan untuk berdaya
dalam mencapai tujuan. Seorang wirausahawan harus memiliki insting bisnis yang
strategis, mampu menghasilkan keuntungan yang besar dan cepat..
2. Keinginan untuk bertanggung jawab
Rasa tanggung jawab yang tinggi, menjadi hal penting yang harus dimiliki ketika menjalankan kegiatan kewirausahaan.Sebuah komitmen terhadap suatu keputusan yang diambil, ketika seorang wirausahawan membangun usaha, atau memutuskan untuk menjadi wirausahawan, harus dijalankan penuh tanggung jawab. Pertanggungjawaban ini berlaku untuk semua hal yang berkaitan dengan berjalannya suatu usaha, seperti tanggung jawab terhadap usaha yang sudah dibangun, tanggung jawab terhadap sumber daya yang ada,serta tanggung jawab terhadap pengelolaan hasil usahanya.
3. Prarasa terhadap
risiko-risiko menengah
Dalam
kegiatan kewirausahaan, pasti memiliki berbagai capaian atau tujuan yang ingin
diraih.Proses untuk mencapainya, diperlukan tahapan-tahapan perencanaan kerja
yang matang.
Perencanaan
ini disusun sebagai suatu strategi untuk menghadapi segala kendala yang muncul
ketika usaha tersebut berjalan. Dalam menyusun rencana kerja, harus dapat
diantisipasi pula resiko-resiko yang akan muncul, serta analisis terhadap
penyebab kegagalan usaha, atau tidak berkembangnya usaha.
4. Pemahaman terhadap
sebuah keberhasilan
Ketika
merumuskan tujuan kewirausahaan, pastinya harus diikuti dengan sebuah
keyakinan.Keyakinan inilah yang menjadi semangat seorang wirausahawan merasa
mampu mencapai target yang sudah direncanakan. Sebuah kepercayaan diri dan
keyakinan bahwa apa yang telah diproduksi ini merupakan sebuah produk yang
berkualitas dan dapat diterima oleh masyarakat.
5. Rangsangan oleh umpan balik
Dalam
perjalanan suatu usaha, masukan dari berbagai pihak, sangatlah diperlukan.
Masukan tersebut berupa umpan balik, sebagai sebuah penilaian terhadap suatu
produk yang dihasilkan. Penilaian ini bisa bermacam-macam, sesuai dengan apa
yang dirasakan oleh pelanggan.
Jika
umpan balik ini berupa penilaian yang baik, maka wirausahawan dapat mempertahankan,
atau bahkan meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan. Begitu juga,
jika yang muncul adalah penilaian negatif, maka dengan cepat, sebagai seorang
wirausahawan, wajib mengevaluasi diri dan memperbaikinya, agar sesuai dengan
keinginan atau sesuai dengan selera pelanggan.
6. Aktivitas energik
Seorang
wirausahawan harus memiliki semangat yang tinggi. Hal ini dibutuhkan untuk
menunjang segala proses aktivitas usaha yang telah dibangun. Berkat semangat
yang tinggi, maka bisa membuat seorang wirausaha untuk menemukan berbagai macam
ide inovatif, sehingga mudah menemukan solusi dari suatu permasalahan.
7. Orientasi ke masa depan
Dalam
merencanakan sebuah usaha, diharapkan tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi
harus berorientasi jauh ke depan, bukan hanya masalah waktu, tetapi juga
kecenderungan terhadap inovasi, juga kecenderungan yang sedang dibutuhkan oleh
masyarakat pada masa pandemi ini.Wawasan untuk mampu merespon
peristiwa-peristiwa yang muncul, juga harus dimiliki oleh wirausahawan.
8. Keterampilan dalam
pengorganisasian
Adanya
sistem organisasi dalam perusahaan, merupakan hal yang sangat penting. Seorang
wirausahawan diharapkan memiliki keterampilan dalam pengorganisasian
perusahaan. Meski tanpa adanya karyawan di awal. Namun dalam perkembangannya,
sebuah usaha pasti akan membutuhkan karyawan sebagai pendukung usaha ini.
Pengorganisasian
dalam perusahaan berfungsi sebagai sarana percepatan dalam mencapai target,
selain itu organisasi juga mempermudah koordinasi antar unit, pembagian tugas dan
wewenang, serta memperkecil resiko konflik internal dalam tubuh perusahaan.
9. Sikap terhadap uang
Salah
satu tolak ukur keberhasilan dalam menjalankan usaha, adalah mendapat laba
bersih yang besar. Berarti, seorang wirausahawan harus menggunakan cara-cara
yang baik dan benar untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Namun yang tidak
boleh dilupakan, adalah pengelolaan keuntungan ini, pastinya adalah uang.
Keuntungan
atas hasil usaha, hendaknya dikelola dengan baik. Jangan sampai,Tidak
dipungkiri bahwa keuntungan yang lebih adalah keinginan dari setiap
wirausahawan. Tetapi perlu diperhatikan juga dalam pengelolaan terhadap uang.
Jangan sampai keuntungan yang telah didapatkan disalahgunakan untuk hal-hal
yang tidak baik.
Demikian
adalah penjelasan tentang kewirausahaan yang tentunya bisa menunjang keberhasilan Anda
dalam menjalankan suatu usaha. Dalam perkembangannya, jenis-jenis kewirausahaan
muncul, untuk menjawab kebutuhan serta kondisi yang ada saat ini. Setiap
wirausahawan memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda, maka kita perlu
menggali wawasan lagi mengenai jenis-jenis usaha yang cocok dengan sifat dan
karakteristik masing-masing wirausahawan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar