Modal Kemampuan, Kemauan, dan Pengetahuan
Modal dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) diartikan uang yang dipakai sebagai pokok (induk) untuk berdagang; harta benda (uang,barang) yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan sesuatu yang menambah kekayaan dan sebagainya.
Berikut dijelaskan beberapa pengertian modal menurut beberapa ahli :
a. Alam S., modal adalah segala sumber daya hasil produksi yang tahanlama dan dapat digunakan sebagai input produktif dalam proses produksi berikutnya.
b. Ivan Lestari, modal adalah tiap-tiap hasil (produk) yang digunakan untukmenghasilkan produk selanjutnya. Sugiarto, modal adalah seluruh aktiva perusahaan yang digunakan untukmendapatkan penghasilan.
Sehingga didapat
pengertian, modal dasar kewirausahaan adalah segala sumber daya hasil produksi
maupun seluruh aktiva perusahaan yang digunakan dalam memulai wirausaha.
B. Bentuk Modal Kewirausahaan
Dari ulasan pengertian modal kewirausahaan di atas, lebih dominan menyebutkan bahwa bentuk dari modal kewirausahaan berupa materi atau finansial. Namun sebenarnya masih ada bentuk modal kewirausahaan lain yang memiliki peran penting dalam membangun sebuah usaha. Berikut bentuk modal-modal kewirausahaan yang telah digolongkan berdasar wujud dan kebutuhan.
B. Bentuk Modal Kewirausahaan
Dari ulasan pengertian modal kewirausahaan di atas, lebih dominan menyebutkan bahwa bentuk dari modal kewirausahaan berupa materi atau finansial. Namun sebenarnya masih ada bentuk modal kewirausahaan lain yang memiliki peran penting dalam membangun sebuah usaha. Berikut bentuk modal-modal kewirausahaan yang telah digolongkan berdasar wujud dan kebutuhan.
1. Berdasarkan Wujudnya
Dalam kewirausahaan, modal tidak selalui dentik dengan modal yang berwujud (tangible) seperti uang dan barang, tetapi juga modal yang tidak berwujud (intagible) seperti modal intelektual, modal sosial, modal moral dan modal mental yang dilandasi agama. Secara garis besar, modal kewirausahaan dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu: modal kemauan, kemampuan, dan pengetahuan; modal insani kewirausahaan; dan modal motivasi.
a. Modal Kemauan, Kemampuan, dan Pengetahuan
- Modal Kemauan
Kemauan adalah tekad atau niat
yang kuat dan motivasi yangtinggi. Tekad, niat dan motivasi atau disebut
kemauan adalah modal utama yang harus ada pertama kali. Karena dengan tekad,
niat dan kemauan serta motivasi yang kuat akan membuat seseorang
tersebut bersungguh - sungguh untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.
Dengan modal kemauan yang keras ini diharapkan adanya komitmen yang tinggi
dalam diri seorang sehingga tidak
akan pernah menyerah sebelum berhasil khususnya dalam menjalankan
sebuah usaha atau menjadi wirausaha.
2. Modal Kemampuan
Kemauan dan tekad saja tidak cukup apabila digunakan sebagai modal untuk berwirausaha. Untuk memperoleh peluang berwirausaha diperlukan modal kemampuan (keterampilan). Kemampuan harus dimiliki sebab yang dihadapi seorang wirausahaadalah resiko dan tantangan. Bila hanya bermodal nekat dan tanpa memiliki keterampilan untuuk memperhitungkan risikonya makayang dihadapi adalah sebuah kegagalan.
Kemauan dan tekad saja tidak cukup apabila digunakan sebagai modal untuk berwirausaha. Untuk memperoleh peluang berwirausaha diperlukan modal kemampuan (keterampilan). Kemampuan harus dimiliki sebab yang dihadapi seorang wirausahaadalah resiko dan tantangan. Bila hanya bermodal nekat dan tanpa memiliki keterampilan untuuk memperhitungkan risikonya makayang dihadapi adalah sebuah kegagalan.
Oleh sebab itu,kemampuan atau
keterampilan yang harus dimiliki dalam berwirausaha diantaranya:
a. Keterampilan konseptual, merupakan keterampilanmerumuskan sesuatu yang belum ada atau sesuatu yang sudahada menjadi sesuatu yang baru dan berbeda, mengonsep nilaitambah baru, mengonsep kebaruan barang dan jasa,mengonsep kegunaan baru, mengonsep kemudahan baru,mengonsep keunggulan baru.
b. Keterampilan kreatif, untuk menghasilkan ide-ide baru,khayalan-khayalan baru dan gagasan-gagasan baru untukmenghasilkan nilai tambah.
c. Keterampilan dalam memimpin dan mengelola, untukmembuat perubahan- perubahan secara dinamis agar lebihunggul terdepan.
d. Keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi, merupakanketerampilan untuk bekerja untuk bekerja sama membuat jejaring (network ) untuk mengomunikasikan hasil berfikirkreatif.
e. Keterampilan teknik usaha, merupakan keterampilan khususuntuk menjalankan usaha seperti keterampilan untukmengkombinasikan sumber daya, keterampian untukmenghasilkan produk baru, keterampilan untuk memasarkan,keterampilan untuk menghitung resiko, keterampilan untuk membukukan, mengadministrasikan, dan keterampilan-keterampilan lainnya.
3. Modal Pengetahuan (Intelektual)
Banyak penelitian yang mencoba untuk menjelaskan atau mengkasifikasikan apa yang dimaksud dengan modal intelektual. Modal yang pertama dikembangkan oleh Petrash dalam Bambang Setiarso disebut value platform.
Modal yang dikembangkan tersebut biasa disebut dengan model klasifikasi. Patrash mencoba menjelaskan bahwa modal intelektual adalah modal manusia, modal organisasional dan modal pelanggan. Model yang dikembangkan oleh Lowendahl dalam Hong mengembangkan model yang sebelumnya dengan beberapa modifikasi dan membagi kategori kompetensi dan hubungan menjadi dua sub kelompok yaitu individual dan kolektif.
Model yang dikembangkan Stewart membagi dan mengelompokkkan modal intelektual menjadi tiga bentuk dasar yaitu : modal manusia, modal structural, dan modal pelanggaan.
Menurut Hong mengungkapakan The Danish Confederation ofTrade Unions (1999) yang melakukan pengelompokkan modal intelektual menjadi sumber daya oaring, sistem dan pasar.Modal intelektual secara ringkas digambarkan sebagai berikut :
a. Human Capital
Menurut Ross karyawan atau anggota menghasilkan intellectual capital melalui kompetensi mereka, sikap merekadii perusahaan dan kelincahan dan kreatifitas intelektualmereka. Kompetensi meliputi kemampuan keterampilan dan tingkat pendidikan, sementara sikap meliputi komponen perilaku keseharian dan kerja karyawan. Kelincahan intelektual membuat seseoarang untuk mengubah praktik dan memikirkan solusi inovatif untuk masalah.
b. Struktur Modal
a. Keterampilan konseptual, merupakan keterampilanmerumuskan sesuatu yang belum ada atau sesuatu yang sudahada menjadi sesuatu yang baru dan berbeda, mengonsep nilaitambah baru, mengonsep kebaruan barang dan jasa,mengonsep kegunaan baru, mengonsep kemudahan baru,mengonsep keunggulan baru.
b. Keterampilan kreatif, untuk menghasilkan ide-ide baru,khayalan-khayalan baru dan gagasan-gagasan baru untukmenghasilkan nilai tambah.
c. Keterampilan dalam memimpin dan mengelola, untukmembuat perubahan- perubahan secara dinamis agar lebihunggul terdepan.
d. Keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi, merupakanketerampilan untuk bekerja untuk bekerja sama membuat jejaring (network ) untuk mengomunikasikan hasil berfikirkreatif.
e. Keterampilan teknik usaha, merupakan keterampilan khususuntuk menjalankan usaha seperti keterampilan untukmengkombinasikan sumber daya, keterampian untukmenghasilkan produk baru, keterampilan untuk memasarkan,keterampilan untuk menghitung resiko, keterampilan untuk membukukan, mengadministrasikan, dan keterampilan-keterampilan lainnya.
3. Modal Pengetahuan (Intelektual)
Banyak penelitian yang mencoba untuk menjelaskan atau mengkasifikasikan apa yang dimaksud dengan modal intelektual. Modal yang pertama dikembangkan oleh Petrash dalam Bambang Setiarso disebut value platform.
Modal yang dikembangkan tersebut biasa disebut dengan model klasifikasi. Patrash mencoba menjelaskan bahwa modal intelektual adalah modal manusia, modal organisasional dan modal pelanggan. Model yang dikembangkan oleh Lowendahl dalam Hong mengembangkan model yang sebelumnya dengan beberapa modifikasi dan membagi kategori kompetensi dan hubungan menjadi dua sub kelompok yaitu individual dan kolektif.
Model yang dikembangkan Stewart membagi dan mengelompokkkan modal intelektual menjadi tiga bentuk dasar yaitu : modal manusia, modal structural, dan modal pelanggaan.
Menurut Hong mengungkapakan The Danish Confederation ofTrade Unions (1999) yang melakukan pengelompokkan modal intelektual menjadi sumber daya oaring, sistem dan pasar.Modal intelektual secara ringkas digambarkan sebagai berikut :
a. Human Capital
Menurut Ross karyawan atau anggota menghasilkan intellectual capital melalui kompetensi mereka, sikap merekadii perusahaan dan kelincahan dan kreatifitas intelektualmereka. Kompetensi meliputi kemampuan keterampilan dan tingkat pendidikan, sementara sikap meliputi komponen perilaku keseharian dan kerja karyawan. Kelincahan intelektual membuat seseoarang untuk mengubah praktik dan memikirkan solusi inovatif untuk masalah.
b. Struktur Modal
Modal structural mencakup semua
non manusia gudang pengetahuan dalam organisasi yang meliputi data
base, bagan organisasi, proses manual, strategi, rutinitas dan segala hal
yang nilainya bagi perusahaan lebih besar dari nilai materinya.
Menurut Bontis apabila suatu organisasi memiliki system miskin dan prosedur dimana untuk melacak tindakannya.Modal intelektual secara keseluruhan tidak akan mencapai potensi sepenuhnya.
Organisasi dengan modal struktural yang kuat akan memiliki budaya yang mendukung yang memungkinkan individu untuk mencoba hal baru, belajar, dan gagal. Modal structural adalah Link penting yang memungkinkan modal intelektual untuk diukur pada tingkat analisis organisasi.
c. Modal Pelanggan
Tema utama dari modal pelanggan adalah pengetahuan tertanam dalam saluran pemasaran dan hubungan pelanggan bahwa organisasi berkembang melalui perjalanan melalui bisnis. Hubert Saint Onge mendefinisikan yang lebih baru telah memperluas kategori untuk mencakup modal rasional yang berlaku meliputi pengetahuan tertanam dalam semua hubungan organisasi berkembang baik itu dari pelanggan, competitor, pemasok, asosiasi perdagangan atau Pemerintah.
b. Modal Insani Kewirausahaan
1. Modal Sosial
Teori modal sosial pertama kali diperkenalkan secarasistematis oleh Bourdieu pada tahun 1972 dan Coleman pada tahun1988. Definisi mendasar yang diperkenalkan adalah modal sosial merupakan sumber daya yang melekat dalam hubungan sosial.
Definisi tentang modal sosial telah dipaparkan oleh para ahli sebagai berikut:
a. Menurut Putnam, modal sosial adalah karakteristik organisasi sosial, seperti jaringan, norma-norma dan kepercayaan sosial,yang memudahkan koordinasi dan kerjasama untuk manfaat bersama.
b. Menurut Fujiwara dan Kawachi, modal sosial adalah sumber-sumber daya yang diakses oleh individu-individu dan kelompok-kelompok dalam sebuah struktur sosial, yang memudahkan kerjasama, tindakan kolektif, dan terpeliharanya norma-norma.
c. Fukuyama memberikan definisi modal sosial:
“social capital can be defined simply as an instantiated set of informal valuesor norms shared among members of a group that permits them to corporate with one another”.
Modal sosial secara sederhana didefinisikan sebagai kumpulan nilai-nilai atau norma-norma informal secara spontan yang terbagi di antara para anggota suatu kelompok yang memungkinkan terjalinnya kerjasama diantara mereka.
Jadi, modal sosial adalah investasi sosial yang meliputi sumber daya sosial seperti jaringan, kepercayaan, nilai dan norma serta kekuatan menggerakkan dalam struktur hubungan sosial untuk mencapai tujuan individual atau kelompok secara efektif dan efisien.
Menurut Jousari Hasbullah, unsur-unsur pokok dalam modal sosial adalah sebagai berikut:
a. Partisipasi dalam suatu jaringan
Kelompok yang dibangun atas dasar kesamaan orientasi dan tujuan dengan ciri pengelolaan organisasi yang lebih modern akan memiliki tingkat partisipasi anggota yang lebih baik dan rentang jaringan yang lebih luas.
b. Resiprocity
Kecenderungan saling tukar kebaikan antar individu dalam suatu kelompok selalu mewarnai modal sosial.Seseorang atau banyak orang dari suatu kelompok memiliki semangat membantu yang lain tanpa mengharapkan imbalan seketika. Hal ini didasari oleh nuansa altruism (semangat untukmembantu dan mementingkan kepentingan orang lain).
c. Trust
Trust atau rasa percaya merupakan bentuk keinginanuntuk mengambil risiko dalam hubungan sosial yang didasari perasaan yakin bahwa yang lain akan melakukan sesuatuseperti yang diharapkan dan akan bertindak dalam suatu pola tindakan yang saling mendukung dan tidak merugikan diri dankelompoknya.
d. Norma Sosial Norma sosial merupakan sekumpulan aturan yang diharapkan dipatuhi dan diikuti oleh anggota masyarakat pada suatu entitas sosial tertentu.
Contoh norma sosial: bagaimancara menghormati pendapat orang lain, norma untuk hidupsehat, norma untuk tidak mencurangi orang lain.
e. Nilai - nilai
Nilai adalah sesuatu ide yang telah turun temurun dianggap benar dan penting oleh anggota kelompok masyarakat, misalnya: nilai prestasi, kerja keras, kompetisi dannilai harmoni.
f. Tindakan Proaktif
Tindakan Proaktif adalah keinginan yang kuat dari anggota kelompok untuk tidak saja berpartisipasi tetapi senantiasa mencari jalan bagi keterlibatan mereka dalam suatu kegiatan masyarakat seperti misalnya: membersihkan lingkungan tempat tinggal, berinisiatif menjaga keamanan bersama.
2. Modal Mental dan Moral
Modal mental dan moral adalah modal keberanian yang dilandasi dengan agama. Modal mental merupakan kekuatan tekaddan keberanian dalam melakukan sesuatu secara bertanggung jawab, seperti hal-hal berikut:
a. Keberanian untuk menghadapi resiko.
b. Keberanian untuk menghadapi tantangan.
c. Keberanian untuk malakukan perubahan.
d. Keberanian untuk mengadakan pembaharuan.
e. Keberanian untuk menjadi lebih unggul
Modal mental diwujudkan dengan bentuk keberanian untuk mengadapi resiko dan tantangan, keberanian melakukan perubahandan mengadakan pembaruan, serta berani menjadi yang lebih unggul. Dengan mental yang unggul wirausahawan tidak akan memiliki pemikiran asal-asalan, seperti asal ada, asal jadi, asal terjual, asal dapat uang dan seterusnya. Akan tetapi wirausahawan yang memiliki mental unggul akan berfikir untuk mengembangkan usahanya agar lebih baik, lebih bernilai, lebih berguna dan seterusnya.
Sedangkan modal moral adalah keyakinan dan kepercayaan bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menjamin semua umat manusia dengan menciptakan segala ciptaannya dan untuk menggali ciptaan-Nya, manusia dilengkapi dengan akal dan pikiran.
Dengan dilengkapi akal dan pikiran serta kelengkapan dan kesempurnaan yang dimiliki, manusia bisa memanfaatkan dan mengembangkan segala yang diciptakan-Nya untuk digunakan dalam berusaha.Karena modal moral ini digunakan untuk menyeimbangkan dengan modal mental dan keberanian.Modal moral akhir-akhir ini banyak dibicarakan oleh para pakar. Salah satu buku yang membicarakan aspek modal ini adalah Moral Intelligence: Enhancing Business Performance and Leadership Success yang ditulis oleh Doug Lennick & Fred Kiel(2005). Kedua pakar ini menyusun alat pengukur Moral Competency Inventory (Inventori untuk mengukur kompetensi moral).
Ada empat komponen modal moral yang membuat seseorang memiliki kecerdasan moral yang tinggi yakni Integritas (integrity), Tanggung-jawab (responsibility), Penyayang (compassionate), dan Pemaaf (forgiveness).
d. Modal Motivasi
Modal Motivasi merupakan dorongan atau semangat untuk maju.Motivasi merupakan modal insani bagi setiap orang untuk terus hidup dan maju. Keberhasilan atau kegagalan berwirausaha sangat bergantung kepada tinggi rendahnya motivasi wirausahawan. Apabila usaha yangdilakukan kurang dan penuh keraguan maka usaha yang dihasilkan akan kurang maksimal dan berakibat kegagalan.
2. Berdasarkan KebutuhanDi dalam menjalankan sebuah usaha , ada tiga jenis modal usaha yaitu :
a. Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah jenis modal yang harus dikeluarkan pada awal memulai usaha, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang.Contoh modal usaha ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer,kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang. Macam-macam Investasi, sebagai berikut:
1. Investasi Baru, artinya pembelian berbagai barang modal untuk jangka waktu tertentu sebagai tambahan persediaan barang- barang modal yang telah ada.
2. Investasi Ulang, artinya nilai dari barang-barang modal yang dipergunakan untuk mengganti barang modal yang telah tua.
3. Investasi tidak langsung adalah investasi yang terjadi secara tidak langsung sebagai akibat tambahan permintaan yang mula-mula ditujukan pada barang konsumsi.
4. Investasi bebas, artinya investasi yang tidak tergantung pada besarnya pendapatan.
b. Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus dikeluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda.
Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang order. Prinsipnya, tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa - bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.
c. Modal Operasional
Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.
Menurut Bontis apabila suatu organisasi memiliki system miskin dan prosedur dimana untuk melacak tindakannya.Modal intelektual secara keseluruhan tidak akan mencapai potensi sepenuhnya.
Organisasi dengan modal struktural yang kuat akan memiliki budaya yang mendukung yang memungkinkan individu untuk mencoba hal baru, belajar, dan gagal. Modal structural adalah Link penting yang memungkinkan modal intelektual untuk diukur pada tingkat analisis organisasi.
c. Modal Pelanggan
Tema utama dari modal pelanggan adalah pengetahuan tertanam dalam saluran pemasaran dan hubungan pelanggan bahwa organisasi berkembang melalui perjalanan melalui bisnis. Hubert Saint Onge mendefinisikan yang lebih baru telah memperluas kategori untuk mencakup modal rasional yang berlaku meliputi pengetahuan tertanam dalam semua hubungan organisasi berkembang baik itu dari pelanggan, competitor, pemasok, asosiasi perdagangan atau Pemerintah.
b. Modal Insani Kewirausahaan
1. Modal Sosial
Teori modal sosial pertama kali diperkenalkan secarasistematis oleh Bourdieu pada tahun 1972 dan Coleman pada tahun1988. Definisi mendasar yang diperkenalkan adalah modal sosial merupakan sumber daya yang melekat dalam hubungan sosial.
Definisi tentang modal sosial telah dipaparkan oleh para ahli sebagai berikut:
a. Menurut Putnam, modal sosial adalah karakteristik organisasi sosial, seperti jaringan, norma-norma dan kepercayaan sosial,yang memudahkan koordinasi dan kerjasama untuk manfaat bersama.
b. Menurut Fujiwara dan Kawachi, modal sosial adalah sumber-sumber daya yang diakses oleh individu-individu dan kelompok-kelompok dalam sebuah struktur sosial, yang memudahkan kerjasama, tindakan kolektif, dan terpeliharanya norma-norma.
c. Fukuyama memberikan definisi modal sosial:
“social capital can be defined simply as an instantiated set of informal valuesor norms shared among members of a group that permits them to corporate with one another”.
Modal sosial secara sederhana didefinisikan sebagai kumpulan nilai-nilai atau norma-norma informal secara spontan yang terbagi di antara para anggota suatu kelompok yang memungkinkan terjalinnya kerjasama diantara mereka.
Jadi, modal sosial adalah investasi sosial yang meliputi sumber daya sosial seperti jaringan, kepercayaan, nilai dan norma serta kekuatan menggerakkan dalam struktur hubungan sosial untuk mencapai tujuan individual atau kelompok secara efektif dan efisien.
Menurut Jousari Hasbullah, unsur-unsur pokok dalam modal sosial adalah sebagai berikut:
a. Partisipasi dalam suatu jaringan
Kelompok yang dibangun atas dasar kesamaan orientasi dan tujuan dengan ciri pengelolaan organisasi yang lebih modern akan memiliki tingkat partisipasi anggota yang lebih baik dan rentang jaringan yang lebih luas.
b. Resiprocity
Kecenderungan saling tukar kebaikan antar individu dalam suatu kelompok selalu mewarnai modal sosial.Seseorang atau banyak orang dari suatu kelompok memiliki semangat membantu yang lain tanpa mengharapkan imbalan seketika. Hal ini didasari oleh nuansa altruism (semangat untukmembantu dan mementingkan kepentingan orang lain).
c. Trust
Trust atau rasa percaya merupakan bentuk keinginanuntuk mengambil risiko dalam hubungan sosial yang didasari perasaan yakin bahwa yang lain akan melakukan sesuatuseperti yang diharapkan dan akan bertindak dalam suatu pola tindakan yang saling mendukung dan tidak merugikan diri dankelompoknya.
d. Norma Sosial Norma sosial merupakan sekumpulan aturan yang diharapkan dipatuhi dan diikuti oleh anggota masyarakat pada suatu entitas sosial tertentu.
Contoh norma sosial: bagaimancara menghormati pendapat orang lain, norma untuk hidupsehat, norma untuk tidak mencurangi orang lain.
e. Nilai - nilai
Nilai adalah sesuatu ide yang telah turun temurun dianggap benar dan penting oleh anggota kelompok masyarakat, misalnya: nilai prestasi, kerja keras, kompetisi dannilai harmoni.
f. Tindakan Proaktif
Tindakan Proaktif adalah keinginan yang kuat dari anggota kelompok untuk tidak saja berpartisipasi tetapi senantiasa mencari jalan bagi keterlibatan mereka dalam suatu kegiatan masyarakat seperti misalnya: membersihkan lingkungan tempat tinggal, berinisiatif menjaga keamanan bersama.
2. Modal Mental dan Moral
Modal mental dan moral adalah modal keberanian yang dilandasi dengan agama. Modal mental merupakan kekuatan tekaddan keberanian dalam melakukan sesuatu secara bertanggung jawab, seperti hal-hal berikut:
a. Keberanian untuk menghadapi resiko.
b. Keberanian untuk menghadapi tantangan.
c. Keberanian untuk malakukan perubahan.
d. Keberanian untuk mengadakan pembaharuan.
e. Keberanian untuk menjadi lebih unggul
Modal mental diwujudkan dengan bentuk keberanian untuk mengadapi resiko dan tantangan, keberanian melakukan perubahandan mengadakan pembaruan, serta berani menjadi yang lebih unggul. Dengan mental yang unggul wirausahawan tidak akan memiliki pemikiran asal-asalan, seperti asal ada, asal jadi, asal terjual, asal dapat uang dan seterusnya. Akan tetapi wirausahawan yang memiliki mental unggul akan berfikir untuk mengembangkan usahanya agar lebih baik, lebih bernilai, lebih berguna dan seterusnya.
Sedangkan modal moral adalah keyakinan dan kepercayaan bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menjamin semua umat manusia dengan menciptakan segala ciptaannya dan untuk menggali ciptaan-Nya, manusia dilengkapi dengan akal dan pikiran.
Dengan dilengkapi akal dan pikiran serta kelengkapan dan kesempurnaan yang dimiliki, manusia bisa memanfaatkan dan mengembangkan segala yang diciptakan-Nya untuk digunakan dalam berusaha.Karena modal moral ini digunakan untuk menyeimbangkan dengan modal mental dan keberanian.Modal moral akhir-akhir ini banyak dibicarakan oleh para pakar. Salah satu buku yang membicarakan aspek modal ini adalah Moral Intelligence: Enhancing Business Performance and Leadership Success yang ditulis oleh Doug Lennick & Fred Kiel(2005). Kedua pakar ini menyusun alat pengukur Moral Competency Inventory (Inventori untuk mengukur kompetensi moral).
Ada empat komponen modal moral yang membuat seseorang memiliki kecerdasan moral yang tinggi yakni Integritas (integrity), Tanggung-jawab (responsibility), Penyayang (compassionate), dan Pemaaf (forgiveness).
d. Modal Motivasi
Modal Motivasi merupakan dorongan atau semangat untuk maju.Motivasi merupakan modal insani bagi setiap orang untuk terus hidup dan maju. Keberhasilan atau kegagalan berwirausaha sangat bergantung kepada tinggi rendahnya motivasi wirausahawan. Apabila usaha yangdilakukan kurang dan penuh keraguan maka usaha yang dihasilkan akan kurang maksimal dan berakibat kegagalan.
2. Berdasarkan KebutuhanDi dalam menjalankan sebuah usaha , ada tiga jenis modal usaha yaitu :
a. Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah jenis modal yang harus dikeluarkan pada awal memulai usaha, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang.Contoh modal usaha ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer,kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang. Macam-macam Investasi, sebagai berikut:
1. Investasi Baru, artinya pembelian berbagai barang modal untuk jangka waktu tertentu sebagai tambahan persediaan barang- barang modal yang telah ada.
2. Investasi Ulang, artinya nilai dari barang-barang modal yang dipergunakan untuk mengganti barang modal yang telah tua.
3. Investasi tidak langsung adalah investasi yang terjadi secara tidak langsung sebagai akibat tambahan permintaan yang mula-mula ditujukan pada barang konsumsi.
4. Investasi bebas, artinya investasi yang tidak tergantung pada besarnya pendapatan.
b. Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus dikeluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda.
Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang order. Prinsipnya, tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa - bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.
c. Modal Operasional
Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar